Kamis, 09 April 2015

Laporan Pembuatan Lubang Biopori Minggu Kedua (2 April 2015)

 Community Program


Melisa Utomo - 1801426681
CB: Pancasila (LA52)

Minggu kedua pun tiba, saatnya untuk kami melakukan kembali praktek biopori lagi. Kami berkumpul pagi-pagi di lokasi dan kebetulan sedang tidak ada jadwal kuliah semua sehingga kami bebas dan tidak terganggu untuk melakukan project ini. Sebelum kami menggali lubang lagi, kami mengecek terlebih dahulu bagaimana keadaan dan perkembangan lubang yang kita buat seminggu sebelumnya.

2 lubang yang kami buat sebelumnya ternyata kotor, karena musim hujan dan tanah menjadi basah. Seperti ada yang menginjak diatas lubang kami, mengingat karena lokasi pembuatan kami dekat dengan tempat sampah kering dan terkadang ada beberapa orang akses jalannya melewati tempat kami. Maka kami harus membersihkannya dari kotoran tanah tersebut. Daun kering masih terlihat di dalamnya.

Kemudian kami melanjutkan membuat lubang lagi. Kebetulan sekali 3 hari sebelumnya tidak hujan, sehingga membuat tekstur tanah menjadi lebih mudah untuk digali dan tidak membuat tanah menjadi basah dan menempel di bor. Walaupun terkadang masih menempel di bor, tetapi mudah dilepas tanahnya.


Minggu kedua kami berjalan lancar di awal, karena kami sudah menyiapkan perlengkapan yang mendukung untuk pengerjaan ini. Mulai dari linggis hingga sarung tangan. Kami berhasil membuat lubang ketiga pada minggu kedua ini.
Pengisian dengan daun kering di dalamnya
Karena kami memiliki banyak waktu, kami menggali lagi lubang secepat mungkin karena kami sudah mengetahui teknik cara menggalinya. Walaupun terkadang masih menemukan batu-batu di dalam tanah sehingga kami harus mencari titik lain. Lubang keempat dan kelima pun akhirnya dapat kami selesaikan dengan waktu yang cukup lama.
Proses mengeluarkan tanah dengan tangan agar pipa dapat masuk
Lubang keempat yang berhasil kami buat :')
Pengisian pipa biopori dengan dedaunan kering / sampah organik
Pipa kelima yang berhasil kami tanamkan ke dalam tanah




Pipa kelima selesai ditutup
Pada akhirnya, minggu kedua ini kami hanya sanggup membuat 3 lubang saja, karena kelompok kami sudah merasa kelelahan. Masih ada beberapa kendala pada minggu kedua ini.
Nilai Pancasila yang terkandung dalam pembuatan ini tetap adalah Persatuan Indonesia. Dengan Persatuan, semua tujuan menjadi satu dan tidak terpecah belah.

Selasa, 07 April 2015

Laporan Pembuatan Lubang Biopori Minggu Pertama (27 Maret 2015)

Community Program
 

Melisa Utomo - 1801426681
CB: Pancasila (LA52)

Pada akhirnya, project ini berjalan juga setelah beberapa pertemuan di kelas. Pembuatan lubang biopori ini merupakan tugas diluar kelas dari mata kuliah Character Building: Pancasila. Kelompok kami terdiri dari 5 orang yaitu, Kevin, Kenji, Athalia, Isabella dan saya. Kami memulai project ini pada tanggal 27 Maret 2015. Setelah mendapatkan izin dari pihak setempat, segera mungkin kelompok kami (kelompok 1) melakukan pembuatan lubang agar cepat terselesaikan.

Pagi-pagi jam 08.00 kami berkumpul di lokasi untuk mempersiapkan alat-alat dan mulai untuk membolongi setiap dop (tutup pipa) beserta pipa. Pada awalnya kami membolongi peralatan tersebut menggunakan solder dan menghasilkan bau seperti plastik terbakar.

Pembolongan menggunakan solder

Kemudian kami mendapat bantuan dari pihak PIC berupa peminjaman bor untuk membolongi dop dan pipa tersebut. Kami tidak mengetahui bahwa pembolongan tersebut agar besar dan rapi harus menggunakan bor. Padahal kami sudah 'bergelut' dengan pembolongan tersebut selama 1 jam. Hahaha. Dan pada akhirnya kami dapat bernafas lega karena prosesnya berjalan semakin cepat.




Pada akhirnya pembuatan lubang pada dop dan pipa selesai. Kemudian kami berjalan ke lokasi penggalian untuk melakukan praktek segera. Percobaan pertama menggali kami gagal, karena banyaknya batu di dalam tanah sehingga mengharuskan kami mencari di titik yang lain. Percobaan kedua kami pun berhasil. Kemudian kami memasukkan pipa dan mengisinya dengan dedaunan kering.


Pada akhirnya, lubang pertama yang berhasil dibuat :')
Disitu kami merasa bangga dengan diri kami masing-masing. Walaupun hanya ada 2 orang laki-laki dan di awal kami kekurangan perlengkapan (sarung tangan, linggis) untuk membantu kelancaran penggalian lubang ini.
Karena berhasil membuat 1 lubang, kami pun penasaran dan mencoba lagi untuk membuat lubang kedua. Pada lubang kedua, percobaan menggali sekali ternyata langsung berhasil dan lebih cepat dari sebelumnya.

Lubang kedua yang berhasil kami buat
Dan akhirnya pada pertemuan pertama ini menyanggupkan kami untuk membuat 2 lubang saja, karena teman sekelompok yang lain juga memiliki kegiatan/jadwal masing-masing di siang hari.

Nilai Pancasila yang terkandung dalam pembuatan ini adalah Persatuan Indonesia. Dengan adanya persatuan, semua tujuan, visi dan misi akan tercapai. Dengan berkelompok dan rasa persatuan, tujuan kami semua menjadi satu dan tidak terpecah belah.
Semoga nantinya pembuatan lubang ini dapat berguna kedepannya untuk lingkungan masyarakat.